Ads 468x60px

Kamis, 14 Juni 2012

Yamaha Umbar Hadiah di PRJ



Jakarta, Automotive Blog - Pengunjung Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2012 yang berlangsung 14 Juni sampai 15 Juli 2012, penontonnya diperkirakan mencapai 5 juta orang, meningkat 20 persen lebih dari tahun lalu yang tercatat 4.100.00 pengunjung. Peningkatan inilah menjadi pendorong Yamaha kembali ikut berpatisipasi dalam pesta tahunan rakyat Jakarta di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, 14 Juni sampai 15 Juli 2012.

Nuansa MotoGP dan pengenalan teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) mendominasi tema yang ditawarkan produsen garpu tala untuk menampung pengunjung booth Yamaha yang ditaksir mencapai 45 orang (naik 29 persen dari tahun lalu yang 35 ribu orang).

Tak cuma itu, berbagai program promo digelontorkan, seperti hadiah aksesoris dan merchandise bagi setiap pembelian motor. Trus, untuk pembeli vega ZR dan Jupiter mendapat safety riding tools, dan ada voucher diskon untuk membeli telepon selular yang membawa pulang skutik Xeon. Masih banyak lagi hadiah menarik lainnya.


”Target penjualan juga naik 20 persen tahun ini, dari 4.183 unit menjadi 5.000 unit. Kami optimis bisa mencapainya mengingat jumlah pengunjung yang semakin banyak. Matik paling banyak diharapkan berkontribusi khususnya Mio J dan Soul GT yang memang tengah laris di market,” papar Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Yamaha.

Selama PRJ, Yamaha menggelaruji ketangguhan bersama Mio J, di mana pesertanya pembeli unit Yamaha atau pengunjung biasa tapi punya Yamaha. Kompetisi dilangsungkan setiap Sabtu dan Minggu. lalu, ada hiburan musik dan atraksi serta street magician.


SUMBER
Reade more >>

Nissan Genjot Pasar Evalia di PRJ



Jakarta, Automotive Blog - Baru pekan lalu Nissan Evalia diluncurkan, Nissan Motor Indonesia terus menggenjot pemasarannya. Ajang pesta rakyat Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang dibuka hari ini (14/6) hingga 15 Juli di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat dijadikan momentum untuk mendulang penjualan.

Teddy Irawan, Wakil Presiden Pemasaran dan Penjualan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan, tahun ini pertama kali Nissan menjadi peserta PRJ. Melihat terus meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahu membuat PRJ jadi salah satu ajang yang tepat untuk promosi.

"Kira-kira (penjualan) 750 -1.000 unit bisa di dapat dalam satu bulan," komentar Teddy dengan yakin di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (14/6/2012). Dari jumlah itu, Nissan berharap 60 persennya disumbangkan Evalia.

Selama PRJ, Nissan total memajang 10 unit model, di antaranya March, Juke dan Livina. Untuk meningkatkan animo, Nissan juga menawarkan berbagai promo menarik mulai dari paket gratis kaca film V-kool, diskon dan setiap konsumen yang membeli unit di PRJ berkesempatan mendapat hadiah langsung.

"Mereka nanti yang memilih langsung, disediakan iPad, Blackberry, GPS Garmin sampai voucher servis," beber Teddy. Selain itu, Nissan Indonesia juga menyumbangkan satu unit Evalia sebagai hadiah utama pengunjung PRJ dalam rangka memeriahkan hari jadi Jakarta yang ke-485.


SUMBER
Reade more >>

Demi Timnas Sepak Bola, Pabrik VW Hentikan Produksi



Warsaw, Automtive Blog - Demam "Euro Cup 2012" memang lagi melanda dunia, terlebih warga Polandia yang menjadi tuan rumah pesta sepak bola empat tahunan. Alih-alih memberi dukungan pada tim nasional, pabrik Volkswagen di Poznan memutuskan menghentikan sementara aktivitasnya dan mengizinkan 2.000 pekerjanya menyaksikan pertandingan Polandia vs Rusia, (12/6/2012), dengan hasil seri 1-1.

Penghentian produksi ini merupakan yang pertama kalinya sejak kejadian serupa, waktu timnas Polandia bertemu Jerman di ajang Piala Dunia 2006. Akibatnya, acara ini membuat pengiriman unit ke Eropa menjadi telat.

"Karena keputusan ini, kami kehilangan 80 unit mobil. Namun, ini bukan masalah, kita bisa mengejarnya di lain waktu. Kuncinya, menjaga keteguhan, suasana hati dan loyalitas karyawan," beber Piotr Danielewicz, juru bicara VW, dilansir autonews (13/6/2012).

Pabrik Poznan sudah beroperasi 19 tahun dan menjadi pabrik terbesar kedua di wilayah Wielkopolska. Beberapa model yang diproduksi termasuk Caddy dan Transporter T5.


SUMBER
Reade more >>

Pemerintah Perancis Sokong Industri Otomotif dari Keterpurukan



Paris, Automotive Blog - Pemerintan Perancis berencana memberikan dana bantuan untuk industri otomotif nasional. Pasalnya, krisis keuangan yang masih melanda Eropa telah menghimpit para prinsipal otomotif lokal (Perancis), membuat pemerintah dalam kondisi paling sulit.


"Kami menyambut semua jenis dukungan yang datang. Mulai dari insentif pembelian konsumen baru atau pemotongan pajak mobil ramah lingkungan."

Menteri Industri Perancis Arnaud Montebourg mengatakan pihaknya tengah menimbang bantuan yang bisa diberikan untuk Renault. "Kami berupaya ke arah situ (bantuan)," jelas Montebourg di Paris, dilansir Autonews (13/6/2012).

Menurut Asosiasi Industri Otomotif Eropa (ACEA), Renault dan PSA/Peugeot-Citroen saat ini terus bergulat dengan krisis karena pasar terus menyusut di seluruh Eropa. Penjualan Renault turun 21 persen sepanjang Januari-April, sedangkan PSA terkoreksi 14 persen.

Carlos Tavares, Chief Operating Officer (CEO) Renault cukup putus asa. "Kami menyambut semua jenis dukungan yang datang. Mulai dari insentif pembelian konsumen baru atau pemotongan pajak mobil ramah lingkungan."


SUMBER
Reade more >>

Vettel Jajal Trek Jalanan F1 di New Jersey





New Jersey, Automotive Blog - Balap F1 kembali datang ke Amerika dan tahun ini peresmiannya ditandai dengan penyelenggaraan event bertajuk "United States Grand Prix" (USGP) yang berlangsung di Austin, Texas, 18 Novermber mendatang. Namun untuk gelaran 2013, Amerika menyertakan satu hajatan tambahan dengan nama Grand Prix of America (GPA).

Sirkuitnya baru memakai jalan-jalan kota di Port Imperial, New Jersey, tepat di seberang sungai Manhattan. Untuk promosi dan sekaligus meyakinkan penggemar F1 di kota tersebut, panitia mengundang pebalap F1 yang baru usai berlaga di Kanada.

Nah, Sebastian Vettel andalan tim Red Bull Racing mendapat kehormatan sebagai pebalap pertama menjajal sebagian kecil trek. Polisi setempat berbaik hati menutup jalan untuk memberi kesempatan kepada juara dunia dua kali melihat trek.

Vettel mengemudikan Infiniti model G37 Coupe bersama tim duta Red Bull David Coulthard, mantan pebalap F1 di tim Williams, McLaren dan terakhir Red Bull. Mereka berdua jalan mengitari lintasan yang belum tertata di antarannya kaki langit Manhattan ikonik yang menjadi ciri dari event tersebut.

Promotor balapan Leo Hindery dan Direktur pemasaran Infiniti Amerika Keith St Clair bersama Vettel mengomentari soal lintasan kepada wartawan.

"Ini fantastis bisa mengemudi di sirkuit baru. Saya mendapat beberapa kecepatan yang baik dengan Infiniti dan ini akan jadi tantangan besar bagi mobil-mobil F1. Saya tak sabar ingin kembali ke sini pada 2013," komentar pebalap asal Jerman itu.

Sebelum meninggalkan lokasi sirkuit, Vettel dan Coulthard melakukan atraksi donat (menggangsing) beberapa kali dengan Infiniti G37.


SUMBER
Reade more >>

Tablet Android dari Lamborghini



Sant'Agata, Automotive Blog - Kini, berbicara Lamborghini tak cuma soal supercar panas, tapi sudah melebar ke sektorn lain. Mungkin Anda pernah ingat ketika KompasOtomotif menampilkan notebook Asus VX6 dan VX7 dua tahun lalu merupakan kerjasama perusahaan mobil Italia dengan Asus.

Sekarang, Lamborghini memiliki kejutan lain buat anda, yakni tablet android yang dilabeli Tonino Lamborghini - perusahaan yang memproduksi jam tangan, rokok, PC, dan banyak lagi lainnya dari order Lamborghini di Sant'Agata - dengan logo banteng terkenal.

Tablet anyar ini memiliki layar 9,7 inci dengan resolusi 1024x768 dan dilengkapi 1.2GHz Qualcomm, 512 RAM dan kapasitas penyimpanan 4 GB. Dibanderol 2.300 dollar Amerika atau setara Rp21,7 juta.


SUMBER
Reade more >>

Skema Cukai Batal, Kembali ke PPnBM



Jakarta, Automotive Blog - Setelah resmi mengeluarkan insentif soal ekspor mesin dan alat pendukungnya dalam Peraturan Menteri Keuangan No 76/PMK.011/2012, tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Mesin Serta Barang dan Bahan Untuk Pembangunan atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal, kini peraturan lanjutan segera disiapkan untuk mengawal bergulirnya program low cost and green car (LCGC).


"Mau pajak atau cukai tidak masalah, yang penting bisa membuat harga mobil lebih kompetitif," jelas Johnny.


SUMBER
Menariknya, setelah sempat dibicarakan sejak awal tahun ini, pemerintah akhirnya batal menggunakan skema cukai untuk insentif mobil murah dan kembali ke rencana semula dengan opsi mengurangi pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Kementerian Keuangan melihat kesiapan agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang segera mau mewujudkan investasi menjadi mobil LCGC.

“Kalau cukai lebih panjang (mekanismenya), sedangkan PPnBM lebih praktis. Kami melihat insentif PPnBM sudah cukup untuk dorong mobil ramah lingkungan hemat energi dan murah,” ujar Kepala Badan Kebijakan Kementerian Keuangan Fiskal Bambang Brodjonegoro di Jakarta, (12/6/2012).

PPnBM

Dari skema Kementerian Perindustrian, program pengembangan LCGC ditetapkan berdasarkan beberapa kriteria antara lain, mobil kompak atau multi purpose vehicle, berpenggerak 4x3, berkapasitas mesin 1.000 – 1.200 cc, punya rata-rata konsumsi bahan bakar bakar 20 – 22 kpl dan memiliki kandungan lokal 80 persen pada tahun keenam. Kalau masih mengacu peraturan yang berlaku saat ini (Peraturan Menteri Keuangan No. 145/2000 tentang Jenis Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM), jenis kendaraan 4x2 dengan mesin 1.500 cc ke bawah dibebani PPnBM 10 persen

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, insentif PPnBM dalam program LCGC akan dibagi menjadi dua bagian. Pertama untuk mobil bermesin 1.000 cc ke bawah akan dibebaskan PPnBM alias 0 persen, sedangkan 5 persen ditetapkan untuk 1.200 cc.

"PPnBM untuk produk LCGC bertujuan agar harganya makin kompetitif dibandingkan dengan mobil berkapasitas mesin terkecil (city car) yang diproduksi kalangan ATPM saat ini," jelas Hidayat seperti dilansir Antara, (13/6/2012).

Johnny Darmawan, Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menambahkan, pelaku industri otomotif nasional tidak mempermasalahkan skema insentif yang digunakan pemerintah pada program LCGC. "Mau pajak atau cukai tidak masalah, yang penting bisa membuat harga mobil lebih kompetitif," jelas Johnny.
Reade more >>

Wah, Mobil Hibrida Tidak Akan Jadi mendapatkan Insentif ?



Jakarta, Automotive Blog - Keputusan Pemerintah untuk tetap menggunakan skema insentif dan pajak penambahan nilai barang mewah (PPnBM), tapi tidak dengan cukai menyudutkan masa depan mobil hibrida. Pasalnya, insentif PPnBM hanya disiapkan untuk program low cost and green car (LCGC) sedangkan mobil hibrida jadi menggantung.

"Insentif PPnBM tidak berlaku untuk mobil jenis hybrid karena harga jualnya tidak bisa digolongkan sebagai mobil murah," ujar Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian seperti dilansir Antara, (13/6/2012).

Semula pemerintah sempat mengajukan skema cukai karena dinilai lebih fleksibel. Selain itu, bisa mengklasifikasikan mobil rendah emisi atau hemat bahan bakar. Dengan cukai, mobil hibrida bisa masuk klasifikasi tersebut meskipun masuk kategori kendaraan bukan murah.

Johnny Darmawan, Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengatakan, keinginan pemerintah adalah untuk mendorong agen tunggal pemegang merek (ATPM) merakit secara lokal mobil hirbida. Tanpa adanya insentif, volume mobil hibrida sulit berkembang di Indonesia. "Saya rasa insentif tetap disiapkan, tapi khusus untuk mobil hibrida yang ujungnya diproduksi lokal," beber Johnny.

Dilanjutkan, sebelum memproduksi ATPM perlu meingkatkan volume penjualan dulu, satu-satunya cara dengan insentif mobil CBU. Tujuan utamaya, sesuai dengan rencana pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM secara signifikan di dalam negeri. “Kalau sudah diproduksi massal dan mencapai skala ekonomis, mobil hybrid dengan sendirinya bukan lagi barang mewah. Karena itu, insentif PPnBM sangat krusial untuk dipertimbangkan,” tutup Johnny.


SUMBER
Reade more >>

Konsep Mobil Keluarga Terbaru Toyota di Tokyo Toy Show







Toyota City, Automotive Blog – Toyota Motor Corporation (TMC) akan memamerkan dua mobil kecil pada Tokyo Toy Show yang mulai dibuka besok (14/06/2012) dan berlangsung sampai 15 Juni 2012 di Tokyo Big Siht di Koto Ward, Tokyo. Dua mobil yang dipamerkan tersebut adalah “Camatte Sora” dan “Camatte Daichi”, merupakan kendaraan berorientasi keluarga.


Kedua mobil tidak digunakan sebagai sarana transportasi umumnya, tetapi diarahkan untuk mencipta suasana gembira antara orang tua dan anak sembari mengenal lebih dalam tentang mobil. Di samping itu, juga dimanfaatkan mengajar anak mengemudi sejak dini.

Toyota mengharapkan mobil ini memberikan kesempatan bagi orang tua dan anaknya memperoleh pengalaman bersama mengemudikan mobil. Cara ini dilakukan Toyota karena belakang ini, gairah anak muda Jepang untuk memiliki mobil menurun.

Meningkatkan ketrampilan
Hal yang menarik, mobil ini bisa dipesan sesuai dengan bentuk yang dinginkan oleh pembelinya. Untuk ini, bodi dibuat mirip seperti mainan sederhana. Panel bodi bisa dilepas dan dipasang dengan mudah, dan bisa dipasangkan berbagai kombinasi warna dan rancangan.

Struktur bodi yang sederhana, menurut Toyota diarahkan untuk meningkatkan daya tarik anak terhadap mobil. Dengan ini, orang tua bersama anaknya punya kesempatan memegang, mengenal langsung komponen dan memahami struktur kerja sebuah mobil.

Untuk itu, interiornya dibuat kompak sehingga orang tua dan anak menjadi akrab. Kabin punya tiga tempat duduk yang disusun agak rapat. Jok pengemudi berada di tengah dan dua lagi, untuk penumpang di belakang. Dengan cara ini, komunikasi antar keluarga menjadi akrab dan menciptakan kegembiraan.

Pedal dan jok digeser dan disetel untuk digunakan oleh anak. Sementara orang dewasa (penumpang), duduk di jok kanan belakang, membantu menyetir, mengerem mengembangkan ketrampilan menggemudi.

Spesifikasi Utama Camatte Sora
Panjang : 2.700 mm
Lebar : 1.300 mm
Tinggi : 1.200 mm
Jarak sumbu roda: 1.800 mm
Tempat duduk : 3


SUMBER
Reade more >>

Toshiyuki Shiga: Target Nissan 5 Tahun Mendatang 120.000 unit



Jakarta, Automotive Blog - Sebagian dari kita boleh saja makin kesal dengan kemacetan Jakarta dan sekitarnya yang makin parah. Namun, produsen mobil – tentu berdasarkan analisis pasar dan pertumbuhan ekonomi Indonesia - pada 2017 memperkirakan penjualan mobil di Indonesia akan mencapai 1,6 juta unit. Hal tersebut pernah dikemukakan oleh Carlos Ghosn, orang nomor satu di Renault dan Nissan saat berkunjung ke Indonesia, pertengahan Maret lalu.

Itu belum seberapa! Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), memperkirakan, pada 2018 penjualan mobil di Indonesia akan mencapai 2 juta unit. Untuk mencapainya, diluncurkanlah program mobil murah dan ramah lingkungan yang dikenal dengan Low Cost Green car(LCGC) yang mulai digulirkan pemerintah bulan depan.

Infrastruktur
Beberapa produsen sudah bersiap membuat mobil murah. Bahkan, Nissan mempersiapkan merek Datsun untuk mobil murahnya. Karena itu pula, Nissan yang sekarang ini baru selama 5 bulan 2012 sudah menjual 26.888 unit (ritel) atau berada pada posisi lima besar, terus meningkatkan penjualannya.

“Lima tahun lagi, kami berharap bisa menjual 120.000 unit mobil di Indonesia,” jelas Toshiyuki Shiga, Chief Operating Officer Nissan Motor Co. Ltd., setelah meluncurkan Avelia ,minggu lalu. Orang nomor dua Nissan ini, sebelumnya pernah menjabat sebagaii General Manager Nissan Asia dan Oceania yang berkantor di Jakarta pada 1991.

Ia sendiri terkagum-kagum melihat perkembangan jumlah kendaraan yang memadati jalanan dalam lima tahun teakhir. Menurutnya, perkembangan ekonomi dan pertumbuhan jumlah kendaraan di Indonesia luar biasa.

“Macet sekali. Dari pabrik Nissan (Kota Bukit Indah, Purwakarta) ke sini (Jakarta Pusat), membutuhkan waktu dua jam lebih. Malah di Semanggi macet lama,” bebernya. . Akibatnya, acara peluncuran jadi tertunda beberapa menit.

Anda punya saran untuk pemerintah Indonesia mengatasi kemacetan tersebut? “Ya, tentunya menyediakan transportasi massal. Kemacetan – kendati di satu sisi merupakan indikasi kemajuan ekonomi Indonesia – juga bisa merugikan. Bisa mengurangi gairah investor melakukan investasi. Waktu mereka banyak habis diperjalanan. Karena itu, pemerintah harus menyediakan infrastrukur,” sarannya.


SUMBER
Reade more >>