Ads 468x60px

Senin, 04 Juni 2012

Mitsubishi Siapkan Mirage Versi Evo





Tokyo, Automotive Blog — Mitsubishi Motors Corporation (MMC) terbilang berhasil mengembangkan varian Evolution (Evo) pada Lancer dan hingga kini penjualannya sudah masuk generasi Evolution X. Bahkan di arena reli dunia, Lancer Evo sempat menorehkan prestasi melalui generasi II dan III oleh pereli Tommi Makkinen. Kali ini, Mitsubishi mencoba menggunakan model Mirage.

Konsep pengembangan yang dijalankan MMC pada Mirage sama seperti di Lancer, yakni dengan perbedaan tampak pada eksterior dan performa mesin. Kendati jantung pacu tetap menggunakan mesin 3 silinder, kapasitasnya yang 1,2 liter dinaikkan menjadi 1,5 liter. Plus turbocharger, tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 150 PS.

Berat bodi dibuat lebih ringan menjadi 900 kg. Dengan begitu, akselerasi dan kecepatan bisa dicapai secara maksimum karena memiliki rasio tenaga terhadap berat (power-to-weight-ratio) yang optimal.

Sebagai pembeda dari sisi penampilan, desain luar dimodifikasi dengan mengambil inspirasi gaya mobil balap yang sudah diterapkan pada Lancer Evo. Bemper agresif dengan beberapa lubang angin akan dipasang di depan-belakang lengkap dengan tambahan body kit. Kap mesin juga menggunakan celah untuk membuang panas ruang mesin. Pelek diganti dengan ukuran lebih besar.

Guna mendapatkan daya cengkeram dan stabilitas yang baik, suspensi ditukar dengan yang lebih kaku. Sementara itu, untuk mengimbangi tenaga yang bertambah, sistem rem juga disesuaikan agar mampu mengurangi laju dengan baik.

Jika berjalan mulus, rencananya MMC akan memasarkan varian ini pada musim panas 2013 dan hanya dijual dalam versi jalan raya, tidak seperti Lancer Evo yang menyediakan varian untuk balapan. Diharapkan, Mirage Evo bisa bersaing di pasar dengan Fiat Abarth 500, Renult Twingo RS, dan sesama pendatang baru VW Up! GT di pasar Eropa.


SUMBER
Reade more >>

"Nge-drift" dengan Toyota 86





Jakarta, Automotive Blog - Usai acara peluncuran Toyota 86 di Parkir Barat, Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu, siangnya KompasOtomotif diberi kesempatan menjajal di trek drift yang dipersiapkan oleh Toyota Indonesia untuk unjuk kebolehan sedan sport tersebut di depan para komunitas Toyota, malamnya. Tanpa basa-basi, tawaran pun diterima dan langsung duduk di jok semi balap. Setelah menyetel kursi dan setir untuk posisi ideal, mesin diaktifkan dan deru khas boxer terdengar.

Sebelum nge-drift KompasOtomotif beradaptasi dulu dengan "hachi-roku". Saat masuk ke posisi gigi 1, kopling terasa enteng untuk ukuran mobil sport. Tuas persnelling juga mantap dipegang dan memiliki karakter jarak area perpindahan yang pendek (quick shift) ala mobil balap. Berhubung lintasannya pendek, tes performa mesin untuk berakselerasi pun terbatas. Respon saat kopling dilepas dan gas dibejek cukup terasa. Kendati hanya berjarak kurang 200 meter, putaran mesin sudah menunjukkan 6.900 pada gigi 1 dan menyisakan jarak untuk kembali menginjak rem serta memutar. Cukup mewakili performa mesin yang baik.

Ketika setir diputar dan pedal gas langsung ditekan dalam, bagian belakang spontan 'ngepot'. Ini membuktikan, dalam kondisi standar, 86 bisa diajak 'menari-nari'. Tentunya, kontrol traksi dan stabilitas harus dinon-aktifkan terlebih dahulu. Tidak cukup sampai di situ. Saat mobil diarahkan ke sekumpulan cone dengan kecepatan cukup, lantas rem tangan ditarik dan dibantu dengan putaran mesin tinggi (pedal gas ditekan), roda belakang pun spin. Tentu, pengendalian harus dijaga agar laju mobil tidak menjadi liar.

Rasanya adrenalin dipacu untuk menekan pedal gas dan mengeskplorasi kemampuan 86. Terlebih suara deru mesin yang masuk ke dalam kabin. Ternyata menurut pihak Toyota Astra Motor (TAM), ada saluran yang sengaja dibuat untuk mengirimkan suara mesin ke kabin untuk memberikan nuansa suara sporty mesin boxer bertenaga 200 PS. Lintasan sederhana ini sangat kurang untuk mengeksplorasi lebih dalam kekuatan performa dan stabilitas.

Bagi sebuah mobil sport, putaran setir terasa berat memang sudah menjadi kebiasaan. Namun 86 terasa lebih berat dibanding mobil sport lain yang pernah dicoba dengan tenaga serupa seperti Subaru WRX dan Mitsubishi Evolution X. Padahal, sistem power steering yang digunakan sudah elektrik. Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa sport dari 86.



SUMBER
Reade more >>

Mei 2012: Penjualan Mobil Diperkirakan 96.000 Unit



Jakarta, Automotive Blog — Kendati para ATPM sebagian besar masih sibuk mengumpulkan data penjualan selama Mei 2012, tetapi menurut perkiraan Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, akan mencapai 96.000 unit. Kalau benar, hal tersebut akan menciptakan rekor baru.

Kendati demikian, Johnny juga mulai khawatir pada bulan ini dengan memberlakukan kebijakan DP minimal untuk pembelian mobil secara kredit. “Mungkin akan turun. Namun, dilihat nantinya,” jelasnya saat acara peluncuran Toyota 86 untuk komunitas Toyota, Jumat (1/6/2012) lalu.

Penjualan pada Mei melejit karena pada April dan Mei banyak produsen memperkenalkan model-model baru yang ikut mendongkrak penjualan. Di samping itu, pasokan CBU dari Thailand juga sudah pulih!

Sebagai contoh, penjualan ATPM mobil Honda di Indonesia mengklaim penjualan bulan lalu naik 80 persen dari bulan sebelumnya, mencapai 6.733 unit. April lalu, penjualan mobil di Indonesia 87.000 unit.



SUMBER
Reade more >>

"D Sprint Rally" Penuhi Keinginan Peserta









Cikampek, Automotive Blog — "D Sprint Rally" yang digelar akhir minggu lalu (2-3/6/2012) di Dawuan, Cikampek, Jawa Barat, meninggalkan kesan positif bagi peserta. Pasalnya, D Motor Sport selaku penyelenggara mampu menyediakan hampir segala aspek yang diinginkan peserta. "Lintasannya rata dan tidak merusak mobil," ujar Taqwa, penggawa Garden Speed yang menurunkan 2 mobil.

Untuk trek, secara keseluruhan Wiewie Rianto, pereli merangkap kepala mekanik tim FBRT Sport menyatakan, lintasan cukup menantang dan mampu mengasah kemampuan.

Puas
Sementara pengamanan di area perlombaan terbilang baik sehingga membuat pereli yakin "membejek" mobilnya secara maksimal. Hal senada juga dilontarkan oleh Haudinata yang sempat terbalik di special stage (SS) pertama, Sabtu (2/6/2012) dan bisa lanjut keesokan harinya, "Kalau tidak cermat, kita bisa terlena dan hasilnya malah tidak maksimal. Kejadian kemarin pelajaran berharga buat saya."

Infrasturktur yang dirancang panitia juga sangat rapi dan terorganisasi dengan baik. Mulai dari tenda peserta yang mencapai 73 starter, ruang panitia, media, kafe, area Play Station, area pemeriksaan kendaraan (parc ferme), hingga sirkuit remote control (RC).

"Kita puas dengan yang disajikan. Penataan lokasi benar-benar diperhitungkan. Area keluar-masuk mobil reli cukup lebar, tidak khawatir terhambat menuju garis start. Event ini memang cocok untuk level kejuaraan nasional," papar Rino Oestara yang turun pada dua nomor dengan Ford Fiesta dan BMW 323i keluaran 1984.

Barometer
Di lain pihak Robby Prakoso, Head of Pricing and Product Development, PT Proton Edar Indonesia yang juga ikut berpartisipasi, berharap IMI bisa menjadikan event ini sebagai barometer penyelenggaraan gelaran serupa di Tanah Air.

"Pereli juga bisa menyalurkan hobi lain seperti main Play Station atau RC sambil menunggu SS selanjutnya," terang Rizal Sungkar yang kali ini turun menggunakan Toyota DX. Sementara bagi penonton, teriknya matahari tidak perlu dikhawatirkan karena di tempat mereka menyaksikan pereli unjuk kebolehan tergolong teduh karena dilindungi pohon yang ada cukup besar dan rindang.

"Cuma debu saja yang kadang bikin kita harus tutup hidung dan mulut serta bikin baju kita merah," jelas Jimmy, simpatisan dari salah satu peserta.

Pada akhirnya sprint rally dengan karakter kecepatan tinggi ini dimenangkan oleh Subhan Aksa/Arianto, disusul Akbar Hadianto/Hade Mboi dan Mago Sarwono/Arianto di tempat ketiga. Semuanya menggunakan Mitsubishi Evolution X. Dari total peserta, hanya dua nomor yang tidak bisa melanjutkan lomba karena alasan teknis.

Melihat animo dan banyak pujian dari peserta, Dandy Rukmana yang menggagas event dibantu oleh Gangga dan Rulianto Manaf, tidak lantas puas diri.Pada gelaran berikut (September) beberapa kekurangan akan dibikin lebih baik. "Yang penting, semua peserta merasa puas dan keinginan mereka bisa tersalurkan," ujar Dandy.



SUMBER
Reade more >>

Produsen Ban Serbu Indonesia Bikin Pabrik



Jakarta, Automotive Blog - Paling kurang, tiga prinsipal ban dunia dan satu perusahaan gabungan lokal Indonesia berkomitmen segera malakukan investasi di Indonesia dengan total nilai 2,22 miliar dollar AS atau Rp 20,8 triliun pada semester pertama tahun ini.

Mengutip Jawaban Menteri Perindustrian dalam Rapat Kerja Dengan Komisi VI DPR RI, pekan lalu, rincian investasi yang dikucurkan adalah dari Hankook Tire (Korea) yang memasuki tahap pertama membangun pabrik ban mobil di Cikarang dengan nilai 353 juta dollar AS. JK Tyres - prinsipal ban asal India - berniat mengakuisisi PT Mega Rubber di Jawa Tengah dengan aliran dana 250 juta dollar AS.

Selanjutnya, Pirelli Tire SpA (Italia) bermitra dengan PT Astra International Tbk segera membangun pabrik ban sepeda motor senilai 120 juta dollar di Bekasi, Jawa Barat pada tahun ini. Tak ketinggalan, PT Karet Unggul Nusantara, perusahaan gabungan dari beberapa BUMN yakni PT Perkebunan Nusantara III (PT PN-III), PT PN-IX, PT PN-VII, PT PN-VIII dan PT PN-XII menyiapkan investasi 400 juta dollar AS untuk membangun pabrik ban sepeda motor berkapasitas 14 juta ban per tahun di Kawasan Industri Kujang, Cikampek, Jawa Barat.

Kondisi tersebut adalah gambaran industri komponen Indonesia menyambut pertumbuhan industri dan bisnis otomotif nasional ke penjualan satu juta unit. Sayang, kondisi di pertengahan bulan ini, juga muncul rintangan baru, pembatasan DP minimum 325-30 persen.



SUMBER
Reade more >>

Toyota Mark X Menyusul untuk menjadi Taksi Premium







Jakarta, Automotive Blog - Toyota Indonesia (PT Toyota Astra Motor /TAM) segera memasarkan Mark X yang masuk ke segmen sedan menengah. Model diimpor secara utuh atau CBU dari Jepang untuk memenuhi permintaan perusahaan taksi di Indonesia.

"Ada permintaan dari Express Taksi (kalau tidak salah). Saat ini masih dalam proses perizinan dan sebentar lagi keluar," komentar Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran TAM, kepada KompasOtomotif, Jumat (1/6/2012). Ditambahkan, Mark X juga bakal menyasar ke konsumen umum.

Jodjana Jody, Chief Executive Officer PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operation (Auto2000) menambahkan, untuk tahap awal permintaan datang dari perusahaan taksi. Artinya, pemasaran bukan ekslusif untuk satu perusahaan taksi, juga bisa juga yang lain. "Untuk tahap awal 500 unit sudah dipesan," jelas Jody.

Mark X mengisi segmen di atas Camry karena punya kelengkapan fitur yang lebih mewah. Untuk harga, Toyota masih belum mau membocorkan. "Tapi lebih mahal dari Camry," tutup Jody.

Mark X merupakan sedan menengah Toyota khusus untuk pasar Jepang sejak 2004 dan kini sudah mencapai generasi kedua. Mesin yang digunakan terdiri dari pilihan, 3.0 liter dan 2.5 liter. Untuk Indonesia, TAM memasarkan Mark X dengan mesin 4GR-FSE,2.5 liter V6, transmisi 6- percepatan otomatis. Mobil ini diproduksi menggunakan platform yang sama dengan Camry. Bedanya, Mark X adalah mobil gerak roda belakang, sedangkan Camry roda depan.



SUMBER
Reade more >>

Minggu, 03 Juni 2012

Mesin Hidup Terus Selama 196 Jam





Jakarta, Automotive Blog - Setelah dilepas dari Medan, 25 Mei 2012 lalu, kemarin (2/06/2012) rombongan "Ekspedisi Nusantara Absolute Revo" tiba di Jakarta yang telah melakukan perjalanan sepanjang 2.656 km.


Mesin Honda bebek tersebut dibiarkan hidup dalam perjalanan selama 196 jam. Tujuannya, untuk dicatatkan pada Museum Rekor Indonesia (MURI), 400 jam hidup terus dari Medan sampai Surabaya.

Mesin hanya dimatikan saat mengisi bahan bakar tidak lebih dari 1 menit. Selain itu, untuk mempertahankan kinerja mesin, volume oli dijaga dengan metode "top up".

"Untuk menjaga keamanan, kami matikan mesin waktu isi bensin dan menambah oli, sesuai dengan regulasi yang ditentukan MURI," komentar Judhy Goutama, Senior Manager Brand Activation Dept. PT Astra Honda Motor.

Penghargaan
Begitu sampai di Jakarta, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) - diwakili oleh Edi Setiawan, Deputy Marketing Director WMS - memberikan penghargaan kepada Nuraemah, 45, warga Kampung Pendongkelan, Jakarta Timur karena prestasinya membangi rumahnya untuk 80 anak-anak tidak mampu sebagai sekolah.

"Kami memberikan satu unit Honda Revo untuk meringankan beban Ibu Nuraemah dalam menjalankan tugasnya," jelas Edi.

Kini, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bogor-Cipanas-Ciamis-Yogya-Semarang-Malang-Banyuwangi-Situbondo-Sidoarjo-Surabaya-Makasar-Palu-Gorontalo-Manado. Rencananya rombongan tiba di titik finish di Sulawesi Utara, 16 Juni 2012.

"Ekspedisi Nusantara diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Karena itu, selama perjalanan, rombongan mampir ke beberapa daerah untuk memberikan penghargaan kepada pribadi atau lembaga yang berjuang tanpa pamrih untuk masyarakat setempat," beber Agustinus Indraputra, GM Planning and Analysis Division AHM.



SUMBER
Reade more >>

Nongkrong Bareng "Hachi-Roku"



Jakarta, Automotive Blog - Usai acara peluncuran Toyota 86 pada Jumat lalau (1/06/2012), malamnya Toyota Astra Motor (TAM) menggelar acara nongkrong bareng dengan klub-klub yang bernaung di bawah merek Toyota di Parkir Barat Senayan.

"Kita sengaja mengadakan acara berbeda karena ingin mengentalkan konsep sporty 86. Kebetulan saat ini lagi tren drifting. Kita menawarkan bagi pengunjung yang ingin merasakan kemampuan bermenuver 86 dengan disupiri oleh pembalap Toyota Team Indonesia," papar Widyawati Soedigdo, General Manager Marketing Planning and Customer Relation,TAM. Klub yang diundang antara lain Avanza-Xenia, Altis, Kijang, Yaris dan Vios.

Selain eksebisi drifting, acara juga diramaikan dengan aksi DJ. Pengunjung juga bisa menyaksikan dari dekat 86, 800 (yota hachi) yang hanya ada 2 di Tanah Air (di seluruh dunia 337) dan Corolla AE86. Di tempat event juga tersedia 3 bar terpisah untuk memesan minuman mirip suasana film Fast and Furious. "Mantap nih acaranya, bisa gaul dan nongkrong bareng dan suasananya juga mendukung," ujar Banu, undangan dari dealer.

"Kita konsepnya lebih ke pameran dan kumpul klub. Di isini tidak jualan karena 40 unit kiriman pertama sudah terjual habis," lanjut Widyawati.



SUMBER
Reade more >>

Akhirnya Toyota Naikkan Harga Alphard dan Dyna


Jakarta, Automotive Blog - Tanpa pengumuman resmi, Toyota telah menaikkan harga beberapa beberapa model mobil dan kendaraan komersialnya mulai Juni 2012. Harga kendaraan yang naik adalah Aphard varian X (termurah) Rp 3,5 juta menjadi Rp 655 juta on the-road Jakarta (sudah termasuk kaca film V-Kool).

Untuk komersial, Toyota menaikkan harga Dyna Rp 10 juta untuk semua tipe. Jodjana Jody, Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operation (Auto2000) mengatakan, harga Alphard naik karena ada penambahan fitur baru. "Pintu mobil yang tadinya digeser manual, sekarang pencet tombol. Harganya naik," jelas Jody.

Ditambahkan, untuk Dyna kenaikan harga terjadi karena faktor penyesuaian dari tahun lalu. "Toyota sejak tahun lalu menahan harga, padahal kompetitor sudah naik rata-rata Rp 15 - 20 juta. Sekarang kami harus menaikkannya," tutup Jody.



SUMBER
Reade more >>

Mei 2012, Penjualan Mobil Honda Makin Kencang!


Jakarta, Automotive Blog - Honda Indonesia mulai bisa tersenyum melihat hasil penjualan bulanannya setelah terjerembab selama empat bulan pertama 2012. Pada Mei lalu, penjualan mobil Honda di Indonesia 80 persen dari bulan sebelumnya, menjadi 6.733 unit.

Menurut rilis yang dikirimkan oleh PT Honda Prospect Motor, penjualan naik karena pasokan unit baru dari Thailand kembali lancar. Di samping itu, dalam dua bulan terakhir, April dan Mei, Honda meluncurkan tiga model yang disegarkan, yaitu CR-V, Freed dan City.

Hasilnya, Freed terjual 2.363 unit atau menyumbang 35 persen dari total penjualan Honda pada Mei 2012. Jazz yang menjadi primadona, juga mulai pulih dengan penjualan 2.344 unit, melesat 60 persen dibanding bulan sebelumnya hanya 1.461 unit. Untuk CR-V terjual 1.641 unit, City 239 unit dan Odyssey 146 unit.



SUMBER
Reade more >>